Tuesday, August 14, 2012

KAPAN PENENTUAN PEMERINTAH 1 SYAWAL IDUL FITRI 1433 H TAHUN 2012

KAPAN PENENTUAN PEMERINTAH  1 SYAWAL IDUL FITRI 1433 H TAHUN 2012 berikut berita kali ini tentang KAPAN PENENTUAN PEMERINTAH  1 SYAWAL IDUL FITRI 1433 H TAHUN 2012

Penetapan Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal 1433 H tahun 2012 pastinta belum diputuskan secara resmi oleh beberapa negara Islam di seluruh dunia. tetapi sebagaimana dilihat dari situs Rukyatul Hilal Indonesia, Selasa (14/8/2012), beberapa negara muslim memperkirakan 1 Syawal Idul Fitri 1433 H jatuh pada Tanggal 19 Agustus 2012 berdasarkan metode penghitungan awal bulan masing-masing.

Pemerintah Republik Indonesia bersama dengan menteri agama dari negara Brunei, Malaysia dan Singapura (MABIMIS) menetapkan awal bulan baru dengan metode hisab yang dinamakan Imkanurrukyat. Menurut kriteria ini bulan atau hilal dianggap terlihat dan keesokannya ditetapkan sebagaiawal bulan Hijriyah apabila, saat matahari terbenam ketinggian bulan di atas horison tidak kurang dari 2o, jarak lengkung bulan-matahari tidak kurang dari 3o atau saat bulan terbenam, umur bulan tidak kurang dari 8 jam selepas konjungsi.

Pertemuan MABIMIS di Bali pad 27-29 Juni 2012 menyepakati bahwa 1 Syawal 1433 H jatuh pada 19 Agustus 2012. Negara-negara tersebut diperkirakan akan merayakan hari raya Idul Fitri pada 19 Agustus.

Menurut perhitungan kalender Hijriyah Global, Universal Hejri Calendar (UHC), 1 Syawal 1433 H jatuh pada 19 Agustus 2012. Kalender ini merupakan hasil konferensi ke-2 Astronomi Islam di Amman Jordania tahun 2001. UHC membagi dunia menjadi 2 region. Zona timur meliputi 180o BT - 20o BB, sedangkan zona barat 20o BB-Benua Amerika. Penghitungan awal bulannya tetap mengacu pada visibilitas hilal (Limit Danjon).

Visibilitas hilal baru akan terjadi pada 18 Agustus 2012. Berdasarkan kondisi tersebut awal bulan Syawal di masing-masing zona akan jatuh pada Ahad, 19 Agustus 2012.

Arab Saudi menghitung awal bulan baru Hijriyah dengan kalender Ummul Qura Saudi. Kriteria yang digunakan menurut kalender ini adalah apabila telah terjadi ijtimak (Bumi dan Bulan berada di posisi bujur langit yang sama, jika diamati dari Bumi) dan bulan terbenam setelah matahari terbenam di Makkah, maka sore itu ditetapkan sebagai awal bulan baru. Pada hari pertama ijtimak (17/8/2012), posisi bulan masih di bawah ufuk. Dengan demikian awal bulan jatuh pada Ahad, 19 Agustus 2012.

Penetapan awal bulan berbeda-beda untuk setiap negara. Ada beberapa negara yang masih menggunakan metode Rukyatul Hilal Bil Fi'li, tetapi ada juga negara yang beralih menggunakan hisab.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites